Mahasiswa Ekonomi Syariah Antusias Memeriahkan Acara ISEF 2024 Hari Kedua

Eksyar UG – Diadakan di Jakarta Convention Center (JCC), GBK Jakarta Pusat, mahasiswa prodi Ekonomi Syariah Universitas Gunadarma mulai dari kelas 4EC01, perwakilan 3EC01, perwakilan 2EC01, 1EC01 dan 1EC02 hadir dalam acara Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) pada Kamis, 31 Oktober 2024.
Seluruh mahasiswa sangat antusias menikmati acaranya mulai dari main games, buka tabungan syariah, belanja sampai mengikuti kegiatan seminar yang dihadiri beberapa moderator dan narasumber hebat.
Acara ini bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) yang bertujuan untuk mendorong potensi ekonomi dan keuangan syariah dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi Indonesia, serta memberikan pengetahuan yang lebih luas kepada mahasiswa tentang nilai-nilai ekonomi syariah khususnya terkait dengan halal and green lifestyle.
Foto bersama antara para pembicara, moderator, dan pejabat
Salah satu kegiatan yang diadakan pada event ini adalah Seminar yang diselenggarakan oleh Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) yang bertajuk “Optimizing The Global Halal Industry Ecosystem: Leveraging Research and Innovation for Sustainable Economic Growth” yang memberikan pemahaman tentang bagaimana cara mengoptimalkan halal industri atau produk yang ada di indonesia baik secara impor maupun ekspor.
Kegiatan ini dibuka oleh Riyanto Sofyan, MBA. (Ketua Bidang Pengembangan Industri Halal dan Industri Kreatif DPP IAEI), RIfki Ismal, Ph.D. (Deputi Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia). Dilanjut dengan pembicara kunci oleh Susiwijono Moegiarso, ME. (Wakil Ketua Umum III IAEI / Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI).
Pemaparan materi oleh para pembicara yang dimoderatori oleh Dr. Laily Dwi Arsyianti
Para pemateri hebat yang membagikan ilmunya pada kegiatan ini adalah Prof. Dr. Irwandi Jaswir (Ketua DPW IAEI Malaysia), Muhamad Rizky Rizaldy, M.Sc. (Ketua DPW IAEI United Kingdom dan Dosen Prodi Ekonomi Syariah Universitas Gunadarma), Representatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, dan dimoderatori oleh Dr. Laily Dwi Arsyianti (DPW DKI Jakarta). Rizaldy mengingatkan betapa pentingnya riset Ekonomi Islam yang memberikan manfaat tidak hanya untuk para kaum elit, melainkan untuk seluruh umat dari setiap lapisan masyarakat. “Saya lebih menekankan fondasi Ekonomi Islam pada QS. Al-Hasyr ayat 7 terkait harta itu tidak hanya berputar di antara orang-orang kaya saja.” Ungkapannya
Mahasiswa juga diberikan penjelasan tentang bagaimana penelitian yang baik dan benar yaitu penelitian tidak harus mengambil objek yang sulit tetapi penelitian yang memberikan pandangan secara netral dan bisa berdampak bagi semua orang baik secara praktis dan teoritis. (MR/AL)