Mahasiswa Universitas Gunadarma Raih Beasiswa PKM AI lewat Analisis Investasi Reksadana Syariah di Bibit
Prestasi Mahasiswa

EksyarUG – Suryadi Alamsyah, Mahasiswa Ekonomi Syariah Universitas Gunadarma yang berhasil lolos pada Program Kreativitas Mahasiswa Artikel Ilmiah (PKM AI) pada hari Jumat, tanggal 14 juni 2024.
Artikel Ilmiah berjudul “Analisis Faktor yang Mempengaruhi Minat Berinvestasi pada Reksa Dana Syariah Melalui Aplikasi Bibit” menjadi salah satu artikel yang lolos pada program PKM AI. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana literasi keuangan, persepsi return, dan persepsi risiko mempengaruhi minat investasi di kalangan masyarakat Kabupaten Bogor.
“Saya itu ingin melihat seberapa besar minat masyarakat untuk memanfaatkan perkembangan teknologi di zaman sekarang, yaitu dengan berinvestasi secara online. Dan saya mengambil aplikasi Bibit,” ujar Suryadi Alamsyah.
Ia memilih aplikasi Bibit, karena aplikasi Bibit ini merupakan investasi reksadana yang dimana resiko nya itu tidak terlalu besar. Dan cocok untuk semua khalangan masyarakat yang awam dalam berinvestasi.
“Motivasi pertama yaitu mencari pengalaman dalam bidang ilmiah, yang kedua ingin mengembangkan kemampuan saya dalam penelitian ilmiah, yang ketiga ingin memberikan kontribusi prestasi akademik kepada kampus, lalu yang terakhir untuk meningkatkan portofolio saya dalam mengembangkan karir kedepannya,” ujarnya.
Proses seleksi PKM AI yang dilalui cukup kompetitif. Dari 33 tim yang bersaing, hanya 10 artikel terbaik yang dipilih di Universitas Gunadarma, dan tim tersebut berhasil masuk dalam daftar artikel terbaik.
“Program ini benar-benar mempengaruhi rencana saya dalam akademik dan karir ke depannya. Karena dari PKM AI ini meningkatkan minat saya dalam penelitian ilmiah dan mendorong saya untuk melanjutkan studi jenjang yang lebih tinggi,” tambah Alamsyah.
Untuk mahasiswa lain yang ingin mengikuti program PKM AI, peneliti menyarankan agar tidak takut mencoba dan yakin pada kemampuan diri sendiri. “Jangan pernah malu buat mencoba, yakin sama kemampuan diri sendiri dan coba cari fenomena yang menarik di saat ini,” sarannya. (ALD/DAP/TFN)