Mengubah Frustasi Menjadi Rezeki

Keinginan dan cita-cita Pak Hendrik untuk bekerja terpaksa pupus tatkala orangtuanya melarangnya untuk bekerja. Pak Hendrik sangat frustasi dalam menerima keputusan orangtuanya, namun ia harus tetap menaati kedua orangtuanya. Walaupun tidak bekerja, ia ingin masa mudanya produktif. Ia pun ikut membantu bisnis saudaranya di toko roti. Ia mempelajari banyak hal disana, dari mulai ilmu membuat roti sampai bagaimana cara mendirikan toko roti. Namun ia tidak ingin hidupnya terus menerus bergantung dengan saudaranya itu. Ia memutuskan untuk membuat usahanya sendiri.

Rencana sudah dibuat, ilmu sudah didapat. Sebuah bisnis akan sulit untuk berkembang jika hanya dijalankan seorang diri. Pak Hendrik membutuhkan partner untuk bertukar pikiran. Ia menghubungi rekannya lalu mengajaknya untuk berkerjasama mendirikan usaha ini. Modal yang dibutuhkan sebesar Rp 15.000.000. Dengan akad dan proporsi modal yang telah dibuat, pada tahun 2009 mereka pun memulai bisnis toko roti yang diberi nama Handby Bolu.

Kekeluargaan adalah sistem yang diterapkan kepada semua karyawannya. Dengan sistem ini menjadikan para karyawan loyal menjalankan pekerjaannya. Penjadwalan yang baik dan letak toko yang strategis menjadikan permintaan pada Handby Bolu semakin meningkat. Untuk itu Handby Bolu terus melebarkan sayapnya dengan membuka beberapa cabang. Sampai saat ini Handby Bolu telah memiliki 4 buah cabang.

Tidak ada yang sempurna pada sebuah sistem, begitu pula pada Handby Bolu. Walaupun telah  memiliki 4 buah cabang, Handby Bolu masih tergolong UKM yang belum terkomputerisasi. Hal ini dikarenakan ketidaktersediaan sumber daya manusia yang mumpuni. Hal ini perlu ditinjau lebih dalam karena pengendalian yang baik akan menghasilkan hasil yang baik begitu pula sebaliknya.

Pak Hendrik mengajarkan kita bahwa frustasi atas mimpi yang telah mati jangan sampai membuat kita berhenti mencari rezeki. Ciptakanlah mimpi-mimpi baru dan lekaslah merealisasikannya. Dan ketika mimpi itu telah terwujud, jangan lupa memperhatikan lingkungan sekitar dan teruslah melakukan evaluasi dan buat inovasi yang akan membuatnya semakin indah.

Post Your Thoughts


9 + = dua belas